“Bukan Sekadar Sertifikat: Perjalanan Emosional Siswa LPKC Meraih Predikat Kompeten”

SMKN 13 MALANG – Suasana khidmat sekaligus haru menyelimuti Laboratorium Layanan Perbankan dan Kesehatan (LPKC) pada hari ketiga pelaksanaan Uji Kompetensi. Setelah melalui rangkaian ujian yang intensif selama tiga hari, para siswa tingkat 3 Konsentrasi Keahlian LPKC akhirnya bernapas lega saat hasil akhir diumumkan.

Kegiatan sertifikasi ini bekerja sama dengan LSP ASNAKES INDONESIA, sebuah lembaga sertifikasi profesi tenaga kesehatan yang diakui secara nasional. Sebanyak 18 skema uji kompetensi diujikan kepada para siswa untuk memastikan kesiapan mereka terjun ke dunia industri. Salah satu skema krusial yang diujikan adalah Perawatan Pasien Meninggal Dunia, sebuah prosedur yang menuntut ketelitian teknis sekaligus empati yang tinggi.

Proses asesmen dipimpin langsung oleh dua asesor profesional, yaitu Ibu Nawang Wulan Krisnawati, S.Kep., Ns dan Ibu Ulum Mabruroh, S.Kep., Ns. Keduanya memberikan penilaian ketat sesuai standar operasional prosedur kesehatan yang berlaku.

Detik-Detik Pengumuman yang Emosional

Puncak acara terjadi pada hari terakhir saat pengumuman hasil kelulusan. Bertempat di Lab LPKC, seluruh siswa berdiri dengan wajah penuh harap dan doa. Kehadiran para pimpinan sekolah menambah kekhidmatan momen tersebut. Turut hadir Kepala Sekolah, Ibu Tisna Hestiningtyas, M.Pd, didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ketua Konsentrasi Keahlian LPKC Ibu Uus Soraya, serta seluruh jajaran guru produktif LPKC.

Saat kata “KOMPETEN” diucapkan bagi seluruh peserta, tangis haru pun pecah. Para siswa saling berpelukan, mensyukuri hasil kerja keras mereka selama tiga tahun menempuh pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah memberikan motivasi serta pesan mendalam kepada para siswa. Beliau menekankan bahwa predikat kompeten ini bukan sekadar label, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah profesi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di masa depan.

“Keberhasilan ini adalah bukti dedikasi kalian. Jangan pernah berhenti belajar, karena di dunia kesehatan, ketulusan hati sama pentingnya dengan keahlian tangan, dan harus berhati hati karena yang ditangani manusia” pesan ibu tisna dalam sesi motivasi.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Konsentrasi Keahlian LPKC kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja, berstandar industri, dan memiliki integritas tinggi di bidang kesehatan.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *