Siswa NKN Jalani UKK: Matangkan Perencanaan Pelayaran dan Ketangkasan Fire Fighting

SMKN 13 MALANG– Memasuki akhir tahun ajaran, Program Keahlian Nautika Kapal Niaga (NKN) menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat, 16-17 April 2026. Ujian ini bertujuan untuk memastikan para calon perwira muda memiliki kesiapan mental dan teknis sebelum terjun ke dunia industri maritim yang penuh tantangan.

Navigasi Presisi: Menjangka Peta (Passage Planning)

Materi utama yang diujikan dalam aspek teknis navigasi adalah Menjangka Peta atau Passage Planning. Pada tahap ini, siswa dituntut untuk merencanakan rute pelayaran yang aman, mulai dari titik keberangkatan hingga tujuan, dengan memperhitungkan faktor keselamatan, arus, serta rambu-rambu navigasi.

Untuk menjaga kualitas dan relevansi lulusan dengan kebutuhan industri, ujian ini dipantau dan dinilai langsung oleh penguji eksternal dari praktisi industri:

  • Penguji: Capt. Agus Heriyanto

  • Instansi: PT Surya Timur Line

Capt. Agus menekankan pentingnya ketelitian dalam membaca simbol peta dan perhitungan koordinat. “Di laut, kesalahan satu derajat dalam perencanaan bisa berdampak fatal. Siswa harus memiliki insting keselamatan yang tajam saat memegang jangka dan sejajar,” ujarnya di sela-sela pengujian.

Uji Prosedur Pemadaman Kebakaran di Atas Kapal

Selain kemahiran di meja navigasi, siswa juga diuji dalam aspek Uji Keterampilan Prosedur Pemadaman Kebakaran (Fire Fighting). Mengingat risiko kebakaran adalah salah satu ancaman terbesar di tengah laut, setiap siswa wajib menguasai:

  1. Penggunaan alat pemadam api ringan (APAR).

  2. Prosedur koordinasi tim saat alarm kebakaran berbunyi.

  3. Ketangkasan dalam memadamkan api menggunakan fire hose (selang pemadam).

Kegiatan ini dipandu oleh penguji internal, Diyan Dwi S., yang memastikan setiap langkah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan pelayaran internasional.

“Kami tidak hanya menilai hasil akhir, tapi bagaimana ketenangan siswa dalam menghadapi situasi darurat di atas kapal,” tegas Ibu Diyan Dwi S.

Dua Hari yang Menentukan

Pelaksanaan UKK selama dua hari ini berlangsung dengan khidmat dan disiplin tinggi. Hari pertama difokuskan pada penguatan teori dan simulasi navigasi, sementara hari kedua ditutup dengan praktik lapangan pemadaman kebakaran.

Dengan hadirnya penguji dari PT Surya Timur Line, diharapkan para siswa tidak hanya mendapatkan nilai di atas kertas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai standar kerja profesional di perusahaan pelayaran nasional maupun internasional.

Kegiatan ini berakhir pada Jumat siang dengan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh peserta, menandai kesiapan mereka untuk menempuh ujian akhir dan memulai karier sebagai tenaga profesional di sektor maritim.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *